Pengembangan Infrastruktur Gas Terhambat Besarnya Biaya Investasi


Liputan6.com, Jakarta - Target pemerintah untuk menaikkan bauran energi gas bumi hingga 22 persen di 2025 dinilai bakal sulit terwujud. Hal itu terjadi jika  pembangunan infrastruktur gas tidak dilakukan secara masif, dengan mengoptimalkan sentra-sentra industri baru yang bermunculan di berbagai daerah.

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gajah Mada Fahmy Radhi mengatakan, tantangan pembangunan infrastruktur gas bumi juga bukan perkara mudah. Di tengah ketidakpastian pasokan gas di pasar, biaya investasi pembangunan infrastruktur gas sangat besar dan kembalinya biaya investasi dalam jangka panjang, dan risiko bisnisnya juga tinggi.

Inilah yang membuat hanya badan usaha yang memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan gas bumi yang berani mengambil risiko membangun infrastruktur.

"Dengan beban biaya dan risiko yang besar, akan sulit bagi badan usaha manapun untuk membangun berbagai infrastruktur gas yang mampu menjangkau banyak daerah. Bisnis infrastruktur gas tidak seperti jalan tol yang tarifnya bisa dievaluasi secara periodik," ujar Fahmy melalui keterangan tertulis, Kamis (26/9/2019).

Menurut Fahmy selama ini struktur harga gas bumi sebanyak 70 persen untuk biaya hulu. Karena itu jika harga gas terlalu rendah akan sulit bagi siapapun untuk mengembangkan infrastruktur.
Fahmy kemudian mencontohkan menurunnya investasi di sektor infrastruktur gas bumi akibat tata kelola gas yang kurang baik. Data menunjukkan bahwa investasi infrastruktur gas tertinggi terjadi pada tahun 2015 yaitu sebesar USD 258,142 juta. Sementara tahun lalu nilai investasi di infrastruktur gas hanya USD 58,885 juta.

"Perbaikan tata kelola dengan memangkas trader gas dan mengalihkan alokasi gas bumi kepada badan usaha yang mengembangkan infastruktur sangat positif bagi industri gas bumi. Namun jika harga gas dipangkas, investasi di infrastruktur akan tetap sulit," ujarnya.

Impor Gas Meningkat

Menurut Fahmy, di tengah meningkatnya impor migas, yang membuat defisit neraca perdagangan migas naik, optimalisasi gas bumi dalam kebijakan bauran energi sangat tepat. Jumlah cadangan terbukti gas bumi saat ini mencapai 108,1 trillion cubic feet (Tcf), terbesar nomor 14 di dunia. Dari sisi lingkungan, gas bumi adalah energi yang lebih bersih dibanding minyak bumi dan batubara.

"Harga hulu gas bumi lebih kompetitif, sekitar hampir seper-sepuluh dari harga minyak bumi. Fakta dan data tersebut telah menjadikan gas bumi semakin penting dalam kebijakan energi nasional," ungkapnya.

Mengingat peran strategisnya itu, pemenuhan permintaan gas bumi secara berkelanjutan dan pasokan secara aman (security of supply) menjadi salah satu faktor penting yang harus diprioritaskan. Dan ini hanya bisa dilakukan melalui pembangunan dan pengembangan berbagai infrastruktur gas bumi.

Fahmy menjelaskan, penyediaan infrastruktur terintegrasi hingga mencapai kematangan, yang dapat menjangkau dan menghubungkan dari sumber-sumber gas bumi ke seluruh pelanggan, akan mendorong industri gas bumi semakin efisien. Jika hal itu terbentuk maka akan dapat meningkatkan daya saing harga jual gas bumi kepada konsumen.

"Kalau penurunan investasi pengembangan infrastruktur terus berlanjut, akan menyebabkan iklim industri gas bumi menjadi inefisien. Jika pengembangan infrastruktur gas mandeg otomatis gas produksi dalam negeri tidak dapat dioptimalkan untuk pasar domestik," jelas Fahmy.

Fahmy juga menjelaskan bahwa akses terhadap gas bumi seharusnya menjadi hak semua industri di Indonesia, bukan hanya yang eksisting. "Saya pikir kita juga harus fair ke mereka yang belum mendapatkan akses ke gas, mereka kan bagian dari Indonesia juga. Kalau harga gas hilir tidak ekonomis, investasi infrastruktur gas bumi untuk menjangkau mereka pun tidak akan pernah terealisasi".

Dari data SKK realisasi pemanfaatan gas bumi dibandingkan kontrak per April 2019, sektor industri dari kontrak sebesar 1900 BBTUD, realisasi pemanfaatannya hanya 1500 BBTUD. Begitu juga di sektor kelistrikan dari kontrak 1200 BBTUD hanya 755 BBTUD yang terealisasi. Salah satunya karena kurangnya infrastruktur yang belum optimal menjangkau pasar termasuk industri.
Sumber:Liputan6.com
Share:

Anggaran Infrastruktur Naik jadi Rp 419,2 Triliun di 2020


Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan bahwa jumlah anggaran pembangunan infrastruktur dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 mencapai Rp 419,2 triliun. Angka tersebut naik 4,9 persen dari alokasi anggaran infrastruktur 2019 sebesar Rp 399,7 triliiun.

"Untuk infrastruktur tahun depan, yang naik tajam adalah jalan. Tahun 2020 targetnya naik dua kali lipat," kata Sri Mulyani, dalam Konferensi Pers RAPBN 2020 di Jakarta, Jumat (16/8).

Menteri Sri Mulyani merincikan pada 2020 pembangunan jalan ditargetkan hingga 837 kilometer (Km), naik lebih dari dua kali lipat dari pembangunan jalan 2019 yang hanya sepanjang 406 Km.

Selain menambah pembangunan jalan, pembangunan jembatan juga masih dilakukan. Tahun ini pemerintah merencakan pembangunan jembatan dengan total panjang 6,9 kilometer.

"Akselerasi pembangunan infrastruktur sebagai pendukung transformasi industrialisasi dalam merespons revolusi industri keempat," kata dia.

Bendahara negara itu menambahkan, guna melengkapi akses transportasi jalur darat pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan jalur kereta api dengan total panjang 238,8 Km.

Pembangunan jalur kereta api itu tercatat lebih kecil dibanding pembangunan jalur kereta api yang tahun 2019 ditargetkan sepanjang 269,45 Km.

Adapun infrastruktur lain yang akan dibangun yakni tiga bandara baru, 49 bendungan, serta 5.224 unit rusun dan 2.000 rumah khusus untuk masyarakat berpendapatan rendah

Reporter: Dwi Aditya Putra
Sumber: Merdeka.com

Pembangunan Infrastruktur Mampu Tingkatkan Ekonomi Daerah

Pembangunan infrastruktur di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tepat karena terbukti berhasil mendorong perekonomian daerah. Namun, pemerintah daerah didorong untuk terus berinovasi agar dapat makin mengoptimalkan potensi daerah masing-masing terutama di sektor pariwisata dan ekonomi pedesaan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Deputi I Kepala Staff Kepresidenan Bidang Pengendalian Pembangunan Program Prioritas, Darmawan Prasojo dalam diskusi IndoSterling Forum bertajuk Mengukur Infrastruktur: Sejauh Mana Pembangunan Infrastruktur Menstimulasi Pembangunan Ekonomi di Daerah.   

Darmawan menyebutkan, proyek infrastruktur bukan hanya mengurangi waktu tempuh perjalanan ataupun mempercepat jalur logistik, tapi lebih jauh lagi mendorong dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.

"Dulu Jakarta-Cirebon ditempuh dengan waktu 10-12 jam , sekarang hanya 3,5 - 4 jam saja. Kehadiran Infrastruktur ini mendorong berkembangnya ekonomi daerah," ujar dia di Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Kehadiran Infrastruktur iuga mendorong industri pariwisata dan bisnis lokal. Dia mencontohkan, jumlah pedagang kuliner Cirebon meningkat setelah adanya Tol Cipali.

"Pembangunan infrastruktur mendorong pariwisata dan mampu menggerakkan ekonomi rakyat di daerah," lanjutnya.

Darmawan menyebutkan visi pembangunan infrastruktur Presiden Jokowi sangat sederhana namun dengan kesederhanaanya itu menghilangkan hambatan dalam pelaksanaanya.

"Kita melihat bahwa pembangunan infrastruktur di seluruh pulau-pulau di Republik ini telah berbuah manis, berhasil menggerakkan perekonomian rakyat. Pembangunan infrastruktur tanpa adanya interaksi dan koordinasi pemerintah daerah, investor dan komponen masyarakat tidak akan terwujud," ungkap dia.

Capaian Dana Desa

Direktur Jenderal Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kemedesa PDTT, Taufik Madjid mengungkapkan, saat ini telah terjadi perubahan paradigma pembangunan desa di mana desa sebagai subyek utama pembangunan. Pertama, pemberian kewenangan berdasarkan azas rekognisi dan subsidiaritas yang berarti pengakuan dan penghormatan terhadap keberadaan (eksistensi desa). Sedangkan subsidiaritas berarti penggunaan kewenangan staf lokal.

Kedua, lanjut dia, kedudukan desa sebagai pemerintah berbasis masyarakat, yaitu campuran dari komunitas yang mengatur dirinya sendiri (self governing community) dan pemerintah lokal (local self goverment). Untuk mewujudkan hal itu, kata Taufik, dilaksanakan kebijakan dana desa yang dari sisi pembangunan infrastruktur, sejak tahun 2015 sampai 2018, penyalurannya tiap tahun meningkat.

"Yang berlanjut pada program prioritas penggunaan desa, realisasi belanja dana desa, serta capaian output dana desa yang makin lama kian baik hasilnya. Dana desa telah meningkatkan akses transportasi. Program pembangunan desa juga telah meningkatkan pelaksanaan padat karya tunai desa melalui dana desa, perkembangan jumlah badan usah milik desa (BUMDesa),"kata dia.

Menurut Taufik, hingga saat ini telah terbangun sepanjang 191.600 km jalan, 1.140 ribu jembatan, dan 5.371 unit dermaga. Selain itu, salah satu indikator dalam pembangunan desa adalah tingkat kepemilikan aset masyarakat dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi daerah. 

"Apa yang telah dicapai dari program Dana Desa adalah telah menunjang aktivitas ekonomi masyarakat serta telah meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Selain sumberdaya manusia, keberhasilan peningkatan ekonomi desa dapat dilihat dari aset yang dimiliki desa, dan seberapa besar partisipasi masyarakat didalamnya," jelas dia.
Sumber:Liputan6.com
Share:

Infrastruktur Listrik Mampu Dongkrak Ekonomi Natuna


Liputan6.com, Jakarta - PLN terus membangun infrastruktur listrik di wilayah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) untuk mendorong tumbuhnya ekonomi. Salah satunya dilakukan di kabupaten Natuna Kepulauan Riau dalam empat tahun terakhir ini.

Vice Presiden Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan sejak PLN menambah pasokan listrik bertenaga diesel sebesar 9.500 killo Watt (kW) di tiga lokasi yaitu di Ranai pada 2015 sebesar 4 ribu (kW) selanjutnya di Pian Tengah 5 ribu kW dan Klarik pada 2018 sebesar dan 500 kW, geliat ekonomi mulai tumbuh di daerah tersebut.

Pertumbuhan ekonomi di pulau Natuna ditunjukkan dengan bermunculan perusahaan cool storage atau biasa disebut perusahaan penyimpanan dan pengolahan ikan hasil tangkapan nelayan.

"Sejak 2015 hingga saat ini sudah ada tujuh cool storage yang dibangun dan menjadi pelanggan PLN, ketujuh Pelanggan tersebut mempunyai daya terpasang sebesar 2.938,5 kVA," kata Dwi, di Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Menurut Dwi, maraknya perusahaan cool storage di Natuna membuktikan hasil tangkapan ikan para nelayan semakin meningkat, sehingga ekonomi daerah semakin membaik. Hal ini dirasakan langsung para nelayan.

Hubungkan Tiga Pembangkit

Selain menambah daya mampu pasokan listrik, PLN juga berhasil menghubungkan ketiga pembangkit dalam satu sistem interkoneksi 20 kV Natuna dan menambahkan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) hingga menjadi 320 kms. Tinggal sekitar 40 kms lagi akan membentuk jaringan tertutup (Loop).

"PLN optimis seiring penyelesaian insfrastruktur jalan yang sedang dibangun, maka untuk mewujudkan sistem kelistrikan jaringan tertutup (loop) akan segera terwujud," tuturnya.

Dengan upaya tersebut, memberikan kepastian mengenai penyiapan insfrastruktur kelistrikan di Pulau Natuna, sehingga akan meningkatkan daya tarik investor untuk berinvestasi.

"Meskipun secara geografis berada di perbatasan dengan negara Malaysia dan China, upaya PLN untuk membangun dan menambah infrastruktur kelistrikan tidak akan menurun," tandasnya.
Sumber:Liputan6.com
Share:

PUPR Berkomitmen Tingkatkan Iklim Investasi untuk Pembangunan Tol

TEMPO.COJakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mendorong pasar modal untuk meningkatkan perannya sebagai salah satu mekanisme pendanaan dalam rangka membiayai aktivitas pembangunan infrastruktur jalan tol di berbagai daerah.
"Saya berharap partisipasi dunia usaha khususnya investor dan lembaga pembiayaan, pasar modal, para analis di perusahaan sekuritas, akan dapat terus membantu tersedianya pelayanan konektivitas bagi masyarakat," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019.
Menurut dia, PUPR terus berkomitmen meningkatkan iklim investasi di sektor jalan dengan memberikan pelayanan investasi yang mudah di antaranya melalui penyederhanaan regulasi.
Menteri PUPR mengemukakan bahwa salah satu pembangunan yang layak untuk terus dibiayai antara lain jalan tol yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung dalam konektivitas antar wilayah dan efisiensi biaya logistik di Indonesia.
Berdasarkan data Kementerian PUPR, hingga akhir 2019, panjang jalan beroperasi ditargetkan lebih kurang 1.500 kilometer atau melebihi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang ditetapkan sepanjang 1.000 kilometer.
Sedangkan pada kuartal II tahun 2020, dengan tantangan dalam pengadaan lahan, jalan tol yang akan selesai akan bertambah menjadi 1.852 kilometer.
Pembangunan jalan tol dalam lima tahun ke depan akan terus dilanjutkan dengan target sekitar 2.500 km dengan perkiraan investasi Rp 250-375 triliun. Dalam pembangunannya, Pemerintah akan menggunakan pembiayaan dari investasi badan usaha maupun Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
"Pasar modal diharapkan dapat berperan menjadi sumber pembiayaan jangka panjang dalam investasi jalan tol," ucapnya.
Dengan besarnya kebutuhan investasi, Basuki menantang Asosiasi Emiten Indonesia dan perusahaan sekuritas, agar pasar modal lebih berkontribusi dalam pengembangan jalan tol dengan dukungan inovasi produk pembiayaan untuk dapat memenuhi kebutuhan modal investor jalan tol.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa pemahaman pengusaha mengenai pasar modal sebagai alternatif pendanaan selain perbankan relatif masih rendah.
"Ada pasar modal sebagai pendanaan jangka panjang, enterprenuer bisa menggalang dana selain dari sumber konvensional," kata Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PT BEI Fithri Hadi usai acara loka karya bertema "Road to Go Public" di Jakarta, Rabu (11/9).
Sumber:Tempo.co
Share:

Jepang Bangun Stasiun Kereta Baru demi Olimpiade Tokyo


Jakarta, CNN Indonesia -- Ibu kota Jepang, Tokyo, bersiap menjadi tuan rumah dua ajang olahraga internasional, Piala Dunia Rugby 2019 dan Olimpiade Musim Panas 2020. Keramaian turis sudah pasti harus diantisipasi saat datang ke sini di masa tersebut.

Sepanjang tahun 2013 sampai 2018, sebanyak 31 juta turis mancanegara datang ke Jepang setiap tahunnya. Sebanyak 10 juta turis mancanegara berkunjung ke Tokyo. Diperkirakan pada tahun 2020, sebanyak 40 juta turis mancanegara memenuhi ibu kota Jepang itu.

Piala Dunia Rugby 2019 berlangsung mulai 20 September 2019 di Tokyo Stadium. Diperkirakan 600 ribu penggemar rugby dari seluruh dunia akan datang selama ajang olahraga ini berlangsung.

Salah satu antisipasi Jepang ialah menghadirkan 13 ribu pemandu wisata berbahasa Inggris selama gelaran tersebut berlangsung.

Tokyo Stadium sendiri berada sekitar 18 kilometer di sebelah barat dari tengah kota, meskipun ada dua zona nobar di Tokyo Sports Square dan Chofu Station Square atau Chofu City Green Hall.

Efek olimpiade
Pemerintah Jepang mengharapkan Olimpiade Musim Panas 2020 membawa sekitar 10 juta pengunjung tambahan ke negara itu pada tahun 2020.

Tokyo bersiap menghadapi hal tersebut. Awal tahun ini, sang gubernur, Yuriko Koike, mengatakan kepada media bahwa kotanya siap menghadapi "perubahan dramatis."

"Mulai tahun ini kami mempersiapkan Tokyo agar semakin sukses dan siap menghadapi olimpide. Tokyo akan menjadi kota yang baru," kata Koike, seperti yang dikutip dari CNN Travel pada Rabu (18/9).

Perkembangan besar sekarang sedang berlangsung, termasuk Takanawa Gateway - stasiun baru pertama yang dibangun di jalur kereta utama Tokyo, JR Yamanote yang beroperasi sejak 1971 - yang akan dibuka tahun depan.

Stasiun Takanawa Gateway dibangun dengan atap baja dan kaca yang terinspirasi oleh origami tradisional Jepang.

Stasiun ini terletak di antara Stasiun Tamachi dan Shinagawa serta dirancang oleh arsitek Kengo Kuma, yang juga berada di belakang rancangan New National Stadium yang sedang dibangun untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Daerah di sekitar Stasiun Shibuya juga sedang diubah sebagai bagian dari perubahan besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir untuk menjadikannya pusat hiburan, transportasi, dan bisnis.

Perubahan itu termasuk Shibuya Scramble Square, gedung pencakar langit serba guna setinggi 230 meter yang terletak tepat di atas Stasiun Shibuya, dengan dek observasi indoor dan outdoor. Gedung itu akan dibuka untuk bisnis pada 1 November 2019.

Renovasi lain yang ditunggu-tunggu di Shibuya adalah Museum Meiji Jingu - juga oleh Kengo Kuma.

Museum itu akan kembali dibuka pada akhir Oktober, berada di sebelah Taman Yoyogi yang teduh dan rindang.

Pembangunan lain termasuk jangkauan WiFi gratis yang lebih luas tidak hanya di Tokyo tetapi di seluruh negeri - termasuk 108 stasiun "kereta peluru" Shinkansen.

Untuk membantu hambatan bahasa saat turis wisata kuliner, pemerintah Tokyo telah meluncurkan situs berisi daftar restoran dengan menu multibahasa.

Lokasi Stadion
Sebanyak 30 pertandingan olimpiade akan berlangsung di 43 tempat, dengan New National Stadium sebagai pusatnya.

New National Stadium berada di sebelah stadion yang menjadi lokasi Olimpiade 1964, hanya beberapa kilometer dari daerah kota yang populer dengan turis mancanegara seperti Shibuya, Shinjuku, Ginza, dan Roppongi.

Selain itu 10 lokasi publik, termasuk taman Yoyogi dan Hibiya, akan menyiarkan nobar. Sementara kelompok 80 ribu sukarelawan berbahasa Inggris - akan memandu pengunjung.

Kawasan Tokyo Bay nantinya juga digunakan sebagai lokasi olimpiade dan paralimpiade.

Tokyo Bay akan menjadi tuan rumah 17 tempat olahraga dan lokasi Desa Olimpiade, di mana robot juga akan dikerahkan sebagai petugas informasi.

Pesan hotel sekarang

Menurut perusahaan layanan real estate CBRE, 30 ribu kamar hotel tambahan akan tersedia di Tokyo pada tahun 2020, sehingga totalnya menjadi sekitar 120 ribu.

Di antara yang paling dinanti adalah Hotel Okura Tokyo, yang baru saja dibuka kembali setelah renovasi besar-besaran yang dimulai pada 2015.

Bangunan utama Hotel Okura Tokyo yang asli dibuka pada tahun 1962 dan dengan cepat menjadi favorit turis mancanegara dengan menawarkan perpaduan budaya tradisional Jepang dengan layanan kelas dunia.

Setelah empat tahun pembangunan kembali, Hotel Okura Tokyo telah dibuka kembali dan menawarkan 508 kamar mewah di dua bangunan.

Namun, lebih banyak kamar dibutuhkan untuk mengatasi serbuan turis mancanegara yang ingin menonton olimpiade. Oleh karena itu lebih baik memesan kamar dari sekarang.

Tekanan lain diprediksi, baik untuk pengunjung dan penduduk setempat.

Sementara sebagian besar penunjuk jalan di stasiun dan transportasi umum di ibu kota sudah dalam bahasa Jepang dan Inggris, serbuan turis mancanegara yang ingin menonton olimpiade akan memberi tekanan lebih pada infrastruktur kota, terutama kereta.

Tapi langkah-langkah antisipasi sedang direncanakan sehingga penonton olimpiade dan pekerja kantoran tidak membuat perjalanan satu sama lain menjadi lebih sulit.

Sebagai contoh, satu inisiatif yang sedang berlangsung adalah mendorong perusahaan memangkas durasi kerja dan mengizinkan bekerja di luar kantor - sebuah konsep yang masih sulit dicerna dalam budaya kerja Jepang yang kaku di mana karyawan wajib datang ke kantor.

Tak perlu khawatir

Terlepas dari potensi gangguan, banyak orang seperti supir taksi Masaru Okano, sangat menantikan Tokyo untuk menjadi tuan rumah acara-acara besar.

Pria berusia 69 tahun ini telah belajar bahasa Inggris, dan beberapa orang Korea, selama beberapa tahun terakhir untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada semakin banyak pengunjung asing yang ia temukan di dalam kabinnya.

"Ketika saya memberi mereka tumpangan, saya selalu bertanya dari mana mereka berasal dan saya mencoba menyapa mereka dalam bahasa mereka," katanya.

"Didatangi banyak pengunjung asing setiap tahun membuat orang-orang di Jepang menjadi lebih ramah kepada pendatang. Kami lebih mengerti bahasa Inggris dasar. Plus ada aplikasi bahasa di ponsel. Tidak perlu khawatir. Olimpiade mungkin menyebabkan masalah lalu lintas untuk jalan dan transportasi umum, tetapi semuanya akan baik-baik saja."

Sumber:CNNindonesia.com
Share:

Pembangunan Infrastruktur di Pulau Jawa Tingkatkan Risiko Bencana


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah diminta mengkaji kembali sejumlah proyek strategis nasional ( PSN) yang akan dibangun di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa. 

Pembangunan di sepanjang kawasan ini berpotensi meningkatkan risiko kebencanaan hingga dua kali lipat.  

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup ( Walhi) Jawa Timur Rere Christianto mengatakan, sebelum ada PSN, ada tujuh jenis ancaman risiko kerawanan bencana yang dideteksi Walhi. Mulai dari gempa, tsunami, abrasi, rob, angin kencang, longsor, hingga kekeringan. 

"Begitu proyek berjalan ada 13 jenis ancamanan baru yang akan terjadi. Jadi itu dua kali lipat," kata Rere saat konferensi pers di Kantor Walhi Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Di Jawa Timur, ada lima PSN yang bakal direalisasikan mulai dari tambang emas, pasir besi, tembaga, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), hingga proyek jalan lintas Pantai Selatan.  

Khusus untuk proyek jalan lintas, ada tiga karakteristik kerusakan yang berpotensi ditimbulkan yakni menghabiskan tegakan hutan kawasan perbukitan; menurunkan kualitas air sungai; dan merampas ruang hidup masyarakat.  

"Karena yang melewati Malang itu menerabas kawasan hutan lindung. Apalagi di perbukitan itu akan jadi longsor dan banjir. Belum lagi kalau dia melewati kawasan pegunungan karst yang memang merupakan salah satu supply utama kebutuhan air bersih di Jawa," tutur Rere. 

Terkait pembangunan proyek ini, ia menambahkan, yang semula hanya ada lima risiko kerawanan bencana, kini bertambah dua kerawanan yakni angin kencang dan berkurangnya pendapatan masyarakat.

Sementara lima lainnya yaitu gempa, tsunami, banjir, longsor dan kekeringan.  

"Untuk itu, kami meminta Presiden mengevaluasi seluruh proyek yang ada di seluruh pesisir selatan untuk mematuhi risiko bencana. Itu saja. Kalau itu kemudian memang ditemukan bahwa tidak layak, maka itu harus dihentikan. Kalau tidak itu akan menjadi bom waktu," tuntas Rere. 
Sumber:Kompas.com

Share:

Jika Terpilih, Prabowo Buka Opsi Batalkan Sejumlah Proyek Infrastruktur Jokowi


JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga menyatakan akan menghentikan praktik berutang yang tidak sehat dan tidak produktif bila memang Pilpres 2019. 

Hal ini tertuang dalam dokumen visi misi Prabowo-Sandiaga yang dijabarkan ke dalam Program Aksi Penguatan Fondasi Perekonomian. 

Sebagai tindak lanjut, menurut anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Drajad Wibowo, Prabowo-Sandiaga akan melakukan penyisiran ulang terhadap beberapa proyek infrastruktur. Penyisiran khususnya akan dilakukan terhadap proyek yang dinilai terlalu ambisius, yang tidak prudent dalam perencanaan maupun pembiayaannya. 

"Kenapa perlu penyisiran ulang? Karena proyek-proyek itu menaikkan utang pemerintah secara berlebihan. Setelah disisir, mereka bisa kemudian ditunda atau malah dibatalkan," ujarnya kepada Kompas.com, Jakarta, Senin (8/4/2019). 

Selain itu penyisiran dilakukan terhadap proyek infrastuktur yang dinilai tidak logis dari sisi hitungan manfaat dan biaya secara ekonomi. Hitungan finansial menjadi dasar yang penting. 

Proyek yang gagal menenuhi kriteria tata kelola dan transparansi serta berbagai kelemahan lain yang menjadi kritik banyak pihak dari dalam maupun luar negeri juga akan disisir ulang. 

"Tata kelola yang baik dan transparansi harus benar-benar ditegakkan," kata Drajad. Penyisiran dinilai perlu dilakukan agar sejumlah proyek pembangunan tidak seperti sejumlah proyek yang dinilai menyimpan persoalan. 

Drajad menyebutkan sejumlah proyek tersebut di antaranya kereta cepat Jakarta-Bandung, LRT Palembang, dan Bandara Kertajati Jawa Barat.

Sumber:Kompas.com
Share:

Recent Posts